Setiap anak memiliki potensi yang besar untuk menjadi bintang. Congratulation ananda/kakak Andhixa Izzahdin Brillian Juara Sirkuit Tenis Yunior Lampung 2021.
Tahukah bunda? Mengoptimalkan cara mengatasi masalah dan berfikir kritis pada anak sedari kecil sangat penting lho, selain menjadikan anak semakin mandiri dan bertanggung jawab, ia juga mampu beradaptasi dan bersosialisai dengan dunia luar.
Berfikir kritis akan melatih anak tidak sekadar menerima informasi, tapi juga menganalisa sehingga tidak mudah termakan HOAX, selain itu anak juga terbekali dengan kemampuan memecahkan masalah dengan berbagai macam solusi.
Untuk itu yuk kita intip 5 tips mengasah kemampuan Problem Solving dan Critical Thinking pada anak :
1. Gunakan benda sekitar
Ada banyak benda yang bisa kita gunakan untuk melatih kemampuan berfikir kritis anak, contohnya mengapa tanaman perlu disiram? Atau apa yang harus dilakukan jika rumah terlihat kotor dan tidak rapih?
Ajak anak untuk berfikir benda apa yang bisa mereka gunakan untuk menyiram tanaman dan membersihkan rumah.
2. Belajar dari pengalaman
Ajarkan anak untuk tidak takut akan kegagalan dan merefleksi diri, mana yang harus ia perbaiki agar berhasil. Pun saat berhasil, ia juga harus belajar bagaimana untuk meningkatkan keberhasilannya.
3. Biarkan anak mengeksplor
Tahan diri untuk selalu membantu anak, biarkan ia mengeksplor keadaan dan situasi di sekitarnya agar otaknya terasah untuk mengobservasi, menganalisa, dan memecahkan.
Jika dirasa ia membutuhkan bantuan, bimbing ia sampai menemukan jawaban bukan memberi jawaban secara cuma-cuma
4. Beri apresiasi
Berikan apresiasi atas kemampuan dan usaha yang berlandaskan growth mindset bukan fixed mindset.
5. Konsisten
Lakukan pengulangan setiap harinya agar anak terbiasa.
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Tabik Puunn!!! Terimakasih kepada bapak dan ibu yang telah mempercayakan anaknya untuk belajar disekolah kami.
Sebagaimana sekolah yang menerapkan Merdeka Belajar, DCC GLOBAL SCHOOL menawarkan pendidikan terbaik bagi anak-anak sesuai dengan bakat, minat, keterampilan dan kecerdasannya yang memungkinkan mereka menjadi apa saja dari yang mereka inginkan dikemudian hari.
Memberi pendidikan yang terbaik adalah investasi masa depan anak.
Discover the joy of innovative learning at DCC GLOBAL SCHOOL
Open Admission 2021-2022
DAPATKAN POTONGAN BIAYA PENDIDIKAN UNTUK PERIODE APRIL HINGGA MEI
Sebagai salah satu upaya dalam mentransferkan energi positif pada siswa/i dan memperoleh keberkahan menuntut ilmu, sebelum kegiatan pembelajaran dilaksanakan, guru-guru DCC Global School melaksanakan pembiasaan ibadah pagi dengan melantunkan sholawat dan asmaul husna.
Setiap anak dilahirkan istimewa. Bahkan saudara kembarpun punya kepribadian dan gaya yang berbeda. Bahkan dalam belajar. Oleh karena itu, yuk kenali gaya belajar kita.
1. Visual : Suka belajar dengan gambar, diagram dan video.
2. Audio : Suka belajar dengan rekaman penjelasan,pidato dan tutorial
3. Verbal : Suka belajar dengan berdiskusi, pantun dan berbicara
4. Phisical : Suka belajar dengan praktek langsung, menyentuh atau bergerak.
5.logical (matematika) : Suka belajar dengan model problem solving dan meneliti atau bermain dengan puzzle.
6. Sosial : Suka belajar dengan teman, selalu butuh partner bertukar ide.
7. Interpersonal : Suka belajar sendiri, dari buku atau sumber lainya.
Sekolah yang punya strategi belajar mutiple intelegensia? "DCC GLOBAL SCHOOL" JAWABNYA. Open Admission tahun ajaran 2021/2022.
Ayah bunda tau tidak sih? Kunci bertahan hidup dalam setiap zaman adalah adaptasi sedangkan kunci dari kemampuan adaptasi adalah kreativitas! Kembangkan kreativitas anak sejak dini agar ia mampu survive dan sukses di masa depan.. yuk kenali dari sejak dini.
9 Kegiatan yang Bisa Menumbuhkan Kreativitas Pada Anak
1.Ajak anak bermain
Bermain merupakan awal dari perkembangan kreativitas, karena dalam kegiatan yang menyenangkan anak dapat mengekspresikan imajinasinya dengan leluasa, oleh karena itu kegiatan bermain dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan kreativitas anak.
2. Berikan kesempatan untuk berimajinasi
Anak usia dini senang dan kaya akan fantasi, artinya anak senang berimajinasi. Fantasi adalah kemampuan untuk membentuk tanggapan baru dengan bantuan tanggapan yang sudah ada. Imajinasi adalah kemampuan anak dalam membuat objek atau kejadian tanpa dukungan data yang nyata (Siti Aisyah, 2008).
Anak usia dini suka membayangkan dan mengembangkan hal-hal yang jauh melampaui kondisi nyata. Terkadang mereka bahkan dapat menciptakan teman khayalan. Teman khayalan bisa berupa orang, benda, atau hewan.
3. Ajukan pertanyaan yang kreatif
Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan anak kepada orang tuanya tentang sesuatu yang dilihatnya. Kadang-kadang pertanyaan itu diulangi dan tanpa akhir. Selain itu anak juga senang mengotak-atik mainannya agar tidak awet dan mudah rusak hanya karena penasaran dengan proses kejadiannya.
4. Jangan menyalahkan
Terkadang orang tua sering menganggap inisiatif anaknya sebagai bentuk kenakalan sehingga sering menyalahkan si kecil. Walaupun belum bisa dipastikan bahwa yang dilakukan si kecil adalah sebuah kesalahan, ini bisa menjadi cara si kecil untuk mengeksplorasi lingkungan dan sisi kreatif yang ada di dalam dirinya. Jika Anda terlalu sering menyalahkan si kecil, lama kelamaan dia bisa merasa malas untuk mengembangkan ide-ide kreatifnya.
5. Perhatikan bakat dan minat
Unik di sini artinya karakter anak berbeda satu sama lain. Pada pola umum perkembangan anak usia dini banyak sekali kesamaannya, namun setiap anak memiliki keunikan tersendiri baik dari segi bakat, minat, gaya belajar, dan lain sebagainya. Keunikan ini berasal dari faktor genetik dan lingkungan. Untuk itu Anda perlu menerapkan pendekatan individual dalam menangani Anak.
6. Biarkan anak bereksplorasi
Menjelajahi atau mengeksplorasi ruangan-ruangan dalam rumah, lingkungan sekitar rumah, hingga tempat-tempat menarik seperti museum dapat membangun kreativitas anak. Biarkan dia melihat-lihat banyak hal dan tempat yang menarik perhatiannya karena di mata si kecil, tempat-tempat ini adalah tempat berpetualang yang menyenangkan lho, Bunda.
Jika si kecil sudah puas menjelajah rumah dan sekitarnya, ajak ia mengunjungi tempat-tempat baru yang menarik seperti taman bermain atau museum ramah anak agar ia berkesempatan untuk menjelajah lebih banyak tempat.
7. Jangan memaksa
Aktif dalam banyak hal memang bagus, tapi ingatlah bahwa si kecil hanyalah anak kecil yang juga butuh istirahat. Jangan sampai si kecil terlalu sibuk mengikuti aktivitas ini sehingga ia cepat lelah dan akhirnya kehabisan energi. Pastikan si kecil selalu memiliki waktu luang yang bisa ia manfaatkan untuk melakukan hal-hal yang disukainya agar kreativitasnya terasah tanpa harus merasa lelah karena banyak aktivitas.
8. Berikan pengalaman baru
Untuk memberikan pengalaman baru kepada anak-anak; Beri dia waktu khusus dengan mengajaknya ke tempat-tempat yang belum pernah dia kunjungi, seperti museum, kebun binatang, dan taman rekreasi. Hal-hal baru tersebut dapat menambah atau merangsang imajinasi anak sehingga kreativitas anak meningkat.
9. Jangan terlalu sering melarang
Membiarkan si kecil memiliki banyak pilihan adalah salah satu cara untuk mengembangkan cara berpikir out of the box lho, Bunda. Inilah sebabnya mengapa anak-anak yang kreatif biasanya selalu memiliki banyak cara atau alternatif jawaban atas suatu masalah.
Jadi jika Bunda atau Ayah terlalu banyak mengontrol, menghalangi keinginan si kecil atau sering melarangnya melakukan banyak hal terutama yang disukainya, hal ini justru akan membuat si anak mengubur sisi kreatifnya.
Komentar Terbaru