Di DCC Global School, kami mengutamakan kesehatan dan keselamatan para siswa. Oleh karena itu, program imunisasi di sekolah kami menjadi bagian integral dalam menjaga kesehatan anak-anak. Dengan kerjasama bersama orang tua dan dukungan penuh dari tenaga medis yang berkompeten, kami memastikan bahwa setiap siswa menerima imunisasi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
Program imunisasi di sekolah bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga wujud kepedulian kami terhadap kesejahteraan siswa. Kami menyadari pentingnya perlindungan terhadap penyakit menular yang dapat mengganggu proses belajar mengajar. Dengan memberikan imunisasi, kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi setiap individu di DCC Global School.
Kami mengundang partisipasi aktif dari orang tua dalam mendukung program imunisasi ini. Kolaborasi antara sekolah dan keluarga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kekebalan siswa terhadap berbagai penyakit. Bersama-sama, kita membentuk pertahanan yang kuat untuk melindungi generasi masa depan dari risiko penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Dengan memprioritaskan imunisasi di DCC Global School, kami tidak hanya memberikan pendidikan berkualitas tetapi juga merawat kesehatan siswa sebagai fondasi utama menuju masa depan yang gemilang.
Berita RRI Pro 1: Peringatan Hari Anak Sedunia dan Momentum Pemenuhan Hak Anak
Pada tanggal 21 November 2023, RRI Pro 1 menjadi saksi diskusi inspiratif yang membahas Hari Anak Sedunia dengan fokus pada tema "Momentum Meningkatkan Pemenuhan Hak Anak." Acara ini dihadiri oleh narasumber ulung, Wan Yusuarini Monita, S.T., M.Pd., Praktisi Pendidikan Inklusi, dan Kepala Sekolah DCC Global School.
Dalam wawancara yang disiarkan secara langsung, Wan Yusuarini Monita memberikan wawasan berharga mengenai peran krusial pendidikan inklusi dalam upaya pemenuhan hak anak. "Pendidikan inklusi bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif," ungkapnya dengan antusias.
Diskusi ini menggambarkan bagaimana DCC Global School, di bawah kepemimpinan Wan Yusuarini Monita, menjadi pelopor dalam menerapkan metode inklusi yang efektif. Pendidikan yang mengakomodasi keberagaman memainkan peran sentral dalam memastikan setiap anak dapat mengakses pendidikan berkualitas tanpa diskriminasi.
Melalui platform RRI Pro 1, para pendengar diajak untuk merenung dan bertindak dalam mendukung langkah-langkah konkrit menuju pemenuhan hak anak. Diskusi ini menjadi pendorong semangat bagi masyarakat untuk berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik dan adil bagi anak-anak, tanpa terkecuali.
Pendidikan anti korupsi adalah program pendidikan tentang korupsi yang bertujuan untuk membangun dan meningkatkan kepedulian warganegara terhadap bahaya dan akibat dari tindakan korupsi.
Target utama Pendidikan anti korupsi adalah memperkenalkan fenomena korupsi yang mencakup kriteria, penyebab dan akibatnya, meningkatkan sikap tidak toleran terhadap tindakan korupsi, menunjukan berbagai kemungkinan usaha untuk melawan korupsi serta berkontribusi terhadap standar yang ditetapkan sebelumnya seperti mewujudkan nilai-nilai dan kapasitas untuk menentang korupsi dikalangan generasi muda.
Disamping itu siswa juga dibawa untuk menganalisis nilainilai standar yang berkontribusi terhadap terjadinya korupsi serta nilai-nilai yang menolak atau tidak setuju dengan tindakan korupsi. Karena itu pendidikan antikorupsi pada dasarnya adalah penanaman dan penguatan nilai-nilai dasar yang diharapkan mampu membentuk sikap antikorupsi pada diri peserta didik.
Pendidikan Anti Korupsi merupakan program pemerintah untuk mengedukasi masyarakat terkhusunya para peserta didik jenjang SLTA Sederajat, sehingga bibit-bibit sifat korupsi dapat diatasi sedini mungkin dan memberikan edukasi tentang buruknya korupsi tersebut. Sebagai gambaran sekilas pada SMAS GLOBAL SCHOOL digunakan metode literasi dengan memberikan materi tentang korupsi dan cara pencegahannya, lalu para peserta didik di bebaskan untuk menentukan hasil dari pembelajaran tersebut, mulai dari membuat petisi anti korupsi dan membuat video pendek tentang pendidikan anti korupsi.
Untuk penerapan pendidikan anti korupsi pada SMAS DCC GLOBAL SCHOOL ini menggunakan metode literasi dengan materi pendidikan anti korupsi dan pencegahanya, setelah itu peserta didik diberikan contoh kasus-kasus korupsi dikehidupan sehari-hari, dampaknya serta cara penanggulanganya.
Dalam kegiatan pendidikan anti korupsi ini setelah pemberian materi tersebut untuk mengetahui seberapa paham dan penghayatan peserta didik tentang anti korupsi tersebut, peserta didik dibebaskan untuk membuat hasil pembelajaran tersebut baik berupa poster anti korupsi, pembuatan petisi anti korupsi serta membuat video pendek tentang pendidikan anti korupsi.
Komentar Terbaru